Harga Ready Mix Aceh Beton Cor SNI

PENGERTIAN BETON READY-MIX

READY-MIX adalah istilah lain dari beton cor yang sudah siap untuk digunakan tanpa perlu lagi pengolahan dilapangan. Lalu metode konvensional biasa kita sebut dengan site mix, proses pencampurannya dilakukan di lapangan. Ready-mix digunakan untuk pengecoran dak rumah, sloop, tiang, pondasi dan bangunan- bangunan struktural sehingga dapat mempercepat pekerjaan menghemat waktu dengan kualitas beton yang tetap terjaga.

PENGERTIAN BETON READY MIX

Kualitas ready-mix dengan mutu K-225, K-250, K-300 adalah kualitas mutu ready-mix yang sering digunakan untuk rumah tinggal pada umumnya. Proses persiapan untuk ready mix haruslah sudah tuntas sebelum waktu pengecoran dilakukan. Bekisting yang digunakan haruslah kuat agar selama proses pengeringan tidak terjadi perubahan struktur (settlement) yang mengakibatkan beton retak dalam.

Pada umumnya READY-MIX (beton cor) dibuat di BATCHING PLANT. Lalu kemudian campuran ready-mix dipindahkan ke dalam mobil molen yang sudah diatur waktu dan jalur pengirimannya. Jarak tempuh pengiriman ready-mix dari batching plant menuju lokasi proyek tidak boleh terlalu jauh karena akan mengurangi tingkat slump yang sudah ditentukan. Pada lokasi proyek, mobil pompa beton sudah harus siap untuk memindahkan ready-mix dari molen ke area pengecoran. Dengan menggunakan mobil pompa dapat menekan waktu menjadi lebih cepat sangat efektif digunakan pada area cor yang luas dan jauh. Waktu pengecoran bisa menjadi 1/10 waktu pengecoran manual (diperkirakan), dan kualitas cor pun bisa merata keseluruh bidang cor.

Beton ready-mix yang merupakan kebutuhan konstruksi secara tidak langsung pada saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok untuk bangunan. Pada umumnya batching plant biasanya sanggup untuk memproduksi beton ready-mix 500 - 1500 m3 perhari nya.

PENGERTIAN MUTU BETON READY-MIX

Mutu beton apakah yang standar dipakai untuk rumah tinggal, lantai, ataupun gedung bertingkat maupun jalan?. Mutu beton ready-mix biasa dikenal dengan istilah atau inisial huruf "K" yang artinya "karakteristik" dengan satuan ukuran (Kg / cm2). Selain itu ada juga yang menyatakan dengan mutu beton ready-mix dengan istilah "fc" dengan satuan ukuran (Mpa).

Mutu beton Karakteristik (K) adalah Mutu beton yang menggunakan istilah "Karakteristik", Misalnya mutu K 225, menyatakan kuat tekan Karakteristik minimum 250 kg/cm2 pada umur beton sampai dengan 28 hari.dengan menggunakan kubus berukuran 15 x 15 x 15 cm2. Mengacu pada standar PBI 1971 yang merujuk pada standar Eropa lama.

Mutu Beton fc' adalah Mutu beton yang menggunakan istilah fc' yang satuan nya adalah Mpa. Mpa adalah satuan untuk kuat tekan beton, misalnya untuk Beton dengan mutu fc 25 menyatakan untuk kuat tekan beton 25 Mpa sampai umur beton mencapai 28 hari, pada benda uji silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm, mengacu pada Standar Nasional Indonesia SNI 03-2847-2002 yang merujuk kepada American Concrete Institute.

Jadi,perbedaan antara mutu beton fc' dan K adalah pada benda uji yang dipakai untuk menguji beton itu sendiri. perbandingan koversinya sebagai berikut;

1. Kubus 15 x 15 x15 cm = 1.00 2. Kubus 20 x 20 x 20 cm = 0.95 3. Silinder 15 x 30 cm = 0.83

berikut ini tabel konversi antara mutu beton yang menggunakan Karakteristik ( k ) ke mutu beton fc'.

PENGERTIAN FLY ASH

Fly Ash atau abu terbang, adalah salah satu residu (ampas) yang dihasilkan dari pembakaran batu bara dan terdiri dari partikel-partikel halus. Dalam dunia industri, fly ash biasanya mengacu pada abu yang dihasilkan selama pembakaran batubara. Fly ash dihasilkan dari proses pembakaran batu bara pada PLTU yang ditangkap oleh electrostatic precipitators atau peralatan filtrasi partikel lain sebelum gas buang mencapai cerobong, dan bersama-sama dengan bottom ash dari bagian bawah tungku dalam hal ini dikenal sebagai abu batubara.

Tergantung pada sumber dan jenis dari batubara yang dibakar, komponen fly ash bervariasi, akan tetapi semua fly ash termasuk sejumlah besar silikon dioksida (SiO2) (baik amorf dan kristal) dan kalsium oksida (CaO). Di masa lalu, fly ash atau abu terbang pada umumnya dilepaskan ke atmosfer begitu saja, tetapi sekarang disyaratkan harus ditangkap sebelum dirilis. Di AS, fly ash umumnya disimpan di pembangkit listrik batubara atau ditempatkan di tempat pembuangan sampah. Sekitar 40% didaur ulang, sering digunakan untuk melengkapi semen dalam produksi beton.

Dalam beberapa kasus, seperti pembakaran limbah padat untuk menciptakan listrik ("resource recovery" Fasilitas alias limbah-ke-energi), fly ash dapat mengandung kadar tinggi dari kontaminan dari bottom ash dan pencampuran fly ash dan bottom membawa tingkat proporsional kontaminan dalam jangkauan untuk memenuhi syarat sebagai limbah tidak berbahaya dalam keadaan tertentu, sedangkan bila tidak dicampur, fly ash akan berada dalam jangkauan untuk memenuhi syarat sebagai limbah berbahaya.

Posting Komentar

0 Komentar